Mengapa berdakwah padahal yang tidak berdakwah pun bisa hidup bahagia dan anaknya menjadi Hafiz?

PERTANYAAN:

Mengapa saya harus berdakwah padahal ada orang yang tidak berdakwah tetapi tetap bisa memiliki kehidupan yang bahagia dan anak-anak mereka menjadi Hafiz/Alim?

JAWABAN:

Mengapa Anda harus memiliki kekayaan padahal ada BEGITU BANYAK orang miskin yang memiliki kehidupan bahagia dan anak-anak mereka menjadi Hafiz/Alim?

Sudah menjadi fakta yang diketahui bahwa lebih banyak Hafiz/Alim dihasilkan di kalangan orang miskin. Bukankah menjadi miskin lebih baik kalau begitu? Mengapa tidak menjadi miskin saja?

Dakwah adalah tanggung jawab

Dakwah adalah tanggung jawab. Tanggung jawab ini bahkan lebih besar bagi mereka yang memiliki Agama dan kehidupan yang bahagia. Pertanyaan ini tidak lebih dari sekadar alasan duniawi untuk mengabaikan dakwah. Allah SWT akan meminta pertanggungjawaban dari mereka yang mengabaikan tanggung jawab mereka.

Kesuksesan diukur dari anak-anak?

Selain itu, mengapa Anda mengukur kesuksesan di mata Allah dari status/pencapaian anak-anak Anda? Apakah Anda mengatakan bahwa seseorang yang memiliki anak-anak yang tidak berhasil telah gagal, meskipun mereka telah berusaha sebaik mungkin seperti Nabi Nuh AS? Bukankah Hidayah ada di Tangan Allah?

Allah SWT yang lebih mengetahui.