Maulana Tariq Jameel adalah seorang Ulama terkenal yang telah menjadi bagian dari Jamaah Tabligh sejak masa mudanya. Dahulu ia sangat aktif keluar di Jamaah, mengikuti Tarteeb (Metodologi) Tabligh dan rutin melakukan Gasht.
Maulana Tariq Jameel dahulu dekat dengan Haji Abdul Wahab Sahab, Elders paling senior Jamaah Tabligh sedunia. Namun, Haji Abdul Wahab Sahab telah menyampaikan keprihatinan terhadapnya terkait kehadirannya di media sosial.
Maulana Tariq Jameel termasuk salah satu ulama Islam yang paling banyak diikuti di dunia
Berkat media sosial, Maulana Tariq Jameel menjadi sangat terkenal. Bisa jadi, ia adalah ulama Islam paling terkenal di dunia.
Untuk memahami seberapa terkenalnya beliau, per 2025, kanal Youtube-nya memiliki 8,6 juta pelanggan, jauh melampaui ulama Islam lainnya seperti Mufti Menk (5,8 juta pelanggan), Mufti Tariq Masood (4,8 juta pelanggan), dan Zakir Naik (4,2 juta pelanggan). Berdasarkan standar ini, beliau saat ini adalah ulama Islam paling terkenal di dunia.
Seiring waktu, keterlibatannya dalam kegiatan Jamaah Tabligh perlahan memudar. Rasulullah SAW telah memperingatkan tentang bahaya ketenaran:
"Ibn Ka'b bin Malik Al-Ansari meriwayatkan dari ayahnya, bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Dua serigala lapar yang dilepaskan di tengah kawanan domba tidak lebih merusak bagi domba-domba itu daripada keinginan seseorang akan harta dan kehormatan (ketenaran) bagi agamanya.'"
Sumber: Tirmidhi:2376
Maulana Tariq Jameel mendukung dan mengaitkan dirinya dengan Jamaah Tabligh
Maulana Tariq Jameel masih mendukung, mempromosikan, dan mengaitkan dirinya dengan Jamaah Tabligh. Beliau rutin menghadiri Ijtima besar seperti Ijtima Raiwind.
Meskipun keterlibatan rutinnya dalam kegiatan Jamaah Tabligh biasa telah melambat, beliau masih tetap salah satu promotor terbesar Jamaah Tabligh sedunia.
Di balik ketenarannya, secara luar, Maulana Tariq Jameel tetap bersikap rendah hati dan sederhana. Ini tidak diragukan lagi merupakan pengaruh dari pengalaman bertahun-tahunnya keluar di Jamaah, menahan kesulitan selama Gasht, dan sebagainya.
Fatwa/Kritik terhadap Maulana Tariq Jameel
Dalam upaya mencari penerimaan dan menjangkau khalayak yang luas, Maulana Tariq Jameel telah dikritik karena berkompromi dalam aspek-aspek Agama dan membuat pernyataan-pernyataan kontroversial.
Fatwa
Beberapa Fatwa yang ditulis tentang beliau:
- Kalimatul Haadi ila Sawaais Sabeel fi Jawaabi Mallabisal Haqqa bil Abateel - Keputusan para Ulama yang mulia pada tahun 2010 mengenai penyimpangan-penyimpangan Maulana Tariq Jamil (URDU)
- Bayaan-Bayaan Maulana Taariq Jameel - Sebuah Keprihatinan (BAHASA INGGRIS)
Kelompok Ulama Afrika Selatan
Kelompok Ulama Afrika Selatan (Kashful Ghubaar) telah menerbitkan analisis berikut tentang ceramahnya dalam bahasa Inggris:
- Maulana Tariq Jameel menghadiri Upacara Keagamaan Sikh (PDF)
- Maulana Tariq Jameel menghadiri acara menyerupai konser dengan musik, dan representasi modern Islam (PDF)
- Maulana Tariq Jameel mengklaim bahwa tidak apa-apa menjadi Syiah (PDF)
Maulana Tariq Jameel dan Deoband
Maulana Tariq Jameel merupakan bagian dari Mazhab Pemikiran Deobandi, yaitu Mazhab Hanafi yang dikelola oleh lembaga independen "Darul Ulum Deoband" di India.
Darul Ulum Deoband belum menerbitkan Fatwa langsung terhadap pernyataan-pernyataannya. (Per 2025) Ketika ditanya tentang sikap mereka terhadap Maulana Tariq Jameel, mereka menjelaskan bahwa mereka belum melakukan penelitian yang memadai mengenai beliau.
Usia Maulana Tariq Jameel
Maulana Tariq Jameel lahir pada tanggal 1 Oktober 1953. Per April 2025, beliau berusia 71 tahun.

