Maulana Fazlur Rahman Azmi

Maulana Fazlur Rahman Azmi adalah seorang ulama Islam terkenal, seorang "Shaykhul Hadis" (Profesor Hadis) dan telah menghabiskan hidupnya untuk mengajar, menulis, dan melayani masyarakat di India dan Afrika Selatan.

Beliau juga adalah Khalifah dari Syekh Shah Hakeem Muhammad Akhtar dalam Tarekat Sufi (Catatan: Beliau BUKAN Khalifah dari Maulana Zakariyya Kandhlawi seperti yang banyak diklaim orang)

Per Mei 2026, Maulana Fazlur Rahman Azmi berusia 79 tahun.

Pengakuan

  • Dihormati di seluruh dunia Muslim karena pengetahuannya yang mendalam.
  • Seorang ulama senior menggambarkan beliau sebagai "Shaykhul kul fil kul", yang berarti Syekh dari semua, dalam semua bidang.
  • Dikenal oleh ulama lain karena pengetahuannya yang luas tentang Hadis, Tafsir, Fiqih, Bahasa Arab, dan Qira'at.

Kehidupan Awal

  • Lahir pada 7 Januari 1947 (14 Safar 1366 H) di Maunath Bhanjan (Mau), Uttar Pradesh, India.
  • Beliau menghafal Al-Qur'an di bawah bimbingan ayahnya, Hafiz al-Rahman Azmi.

Pendidikan

  • Menyelesaikan pendidikan dasar, bahasa Arab, dan agama Islam di Mau, terutama di Madrasah Miftahul Ulum.
  • Lulus sebagai yang terbaik di kelasnya pada tahun terakhir (Dawrat al-Hadis) pada 1966.
  • Setelah lulus, beliau mendalami Hadis dan Ifta (fatwa hukum Islam) di bawah bimbingan ulama terkenal Syekh Habibur Rahman Azmi.
  • Beliau juga mempelajari tujuh dan sepuluh cara bacaan Al-Qur'an (Qira'at).

Masa Awal Mengajar

  • Mulai mengajar di Miftahul Ulum, Mau, UP.
  • Mengabdi di Madrasah Mazharul Ulum, Varanasi selama sekitar 4 tahun.
  • Pindah ke Jami'a Islamiyya, Dabhel, Gujarat (1975 hingga 1986), di mana para ulama menggambarkan cara mengajarnya sangat baik di semua bidang studi.

Kepindahannya ke Afrika Selatan

  • Maulana Fazlur Rahman tiba di Azaadville, Afrika Selatan pada 1986, dan mengajar di Madrasah Arabiyyah Islamiyyah.
  • Beliau memulai program Hadis tahun terakhir (Dawrat al-Hadis) di sana pada 1988.
  • Beliau mengajar Sahih al-Bukhari dan Sunan al-Tirmidzi di antara teks-teks penting lainnya.

Murid-Muridnya

Banyak murid Maulana Fazlur Rahman yang telah menjadi ulama terkenal, di antaranya:

  • Mufti Ebrahim Desai, pendiri Darul Iftaa Mahmudiyyah dan AskImam.org, Durban.
  • Syekh Ahmed Buzrug, Kepala Jami'a Islamiyya, Dabhel.
  • Syekh Saeed Patel, Kepala Darul Ulum Bradford, Inggris.
  • Syekh Yusuf Darwan, Syekh al-Hadis, Darul Ulum Bradford.
  • Syekh Sulayman Choksi, Darul Ulum Zakariyya, Afrika Selatan.
  • Mufti Marghub Ahmed Lajpuri, Dewsbury, Inggris.
  • Mufti Muhammad Saeed Motara, Darul Ulum Azaadville, dan lainnya.

Karya Tulisnya

  • Maulana Fazlur Rahman telah menulis lebih dari empat puluh buku.
  • Karya-karyanya yang terkenal termasuk pengantar (muqaddimah) untuk Sahih al-Bukhari dan Sunan al-Tirmidzi.

Maulana Fazlur Rahman, Dakwah dan Tabligh

  • Maulana Fazlur Rahman aktif dalam kerja Dakwah dan Tabligh.
  • Beliau telah melakukan perjalanan luas di Afrika Selatan dan luar negeri, termasuk ke Inggris, Amerika Serikat, India, Bangladesh, Mesir, Turki, Palestina, dan banyak negara lainnya.
  • Saat ini (per 2026) beliau terlibat dalam Dakwah di bawah kelompok sempalan Maulana Saad dari Jamaah Tabligh
  • Pada Mei 2026, Maulana Fazlur Rahman membuat beberapa pernyataan untuk membela Maulana Saad. Kami tetap menyimpan artikel ini di sini.

Institusi

  • Maulana Fazlur Rahman adalah pendiri dan pelindung beberapa lembaga Islam, termasuk Darul Ulum Nu'maniyya di Chatsworth, Durban.
  • Beliau adalah pelindung Madrasah Rahmaniyya di Laudium dan lembaga-lembaga lain di India, Inggris, dan Afrika.

Rantai Spiritual Maulana Fazlur Rahman

Salinan rantai Khilafahnya dari Syekh Hakeem
  • Terjemahan: "Segala puji bagi Allah, dan salam sejahtera atas hamba-hamba-Nya yang saleh. Adapun selanjutnya, ini adalah surat penghargaan untuk putra yang mulia dan berbudi luhur, Fadl al-Rahman, dari gurunya al-Mawla, dan ia telah diizinkan untuk meriwayatkan apa yang telah ia hafal dan pelajari dari kitab-kitab yang diakui di kalangan ahli ilmu, dan aku menasihatinya untuk bertakwa kepada Allah dalam dirinya dan dalam kewajiban agamanya, serta mengikuti Sunnah dan menjauhi ahli bid'ah, dan berpegang teguh pada riwayat-riwayat Salaf, memuliakan mereka, berbaik sangka kepada mereka, dan mengambil ilmu dari para ulama dan mereka yang berkumpul, dan kami memohon kepada Allah dalam doa dan kerinduan kami agar Ia membimbingnya dan kami kepada apa yang Ia cintai dan ridhai. Semoga Allah memberinya taufik dan menjadikannya lurus - 1393 H (1973 M)