Orang-orang dari berbagai kalangan di seluruh dunia bereaksi terhadap situasi yang semakin memburuk ini, dan menanyakan tentang ideologi menyimpang dan pemikiran Maulana Saad Sahib kepada para ahli kebenaran, menuntut agar mereka menyatakan sikap yang jelas dan tegas atas hal tersebut. Para ulama ini, setelah meninjau seluruh permasalahan secara mendalam, mengeluarkan fatwa dengan kata-kata yang jelas dan tegas dalam menunaikan kewajiban agama mereka.
Hal ini merupakan keharusan penting karena sebagian besar kalangan yang terkait dengan Jamaah Tabligh (yang belum mendapat manfaat dari Para Elders terdahulu) kebanyakan hanya mengutip pernyataan Maulana Muhammad Saad Sahib. Karena alasan ini, ada bahaya serius bahwa seluruh organisasi dapat terjerumus ke dalam kesesatan, dan kemudian para ulama dan ahli fikih yang teguh pada Syariat dapat menyatakan organisasi ini sebagai kelompok sesat.
Darul Ulum Deoband mengkritik Maulana Muhammad Saad Sahib Kandhlawi dan yang lainnya atas penafsiran sewenang-wenang mereka terhadap Al-Qur'an dan Sunnah, ideologi dan pandangan yang keliru, serta argumen yang lemah dan tidak tepat. Mereka mendukung kerja dakwah dan tabligh dengan cara yang sangat positif, sambil juga menasihatkan agar para pejabat berpengaruh Jamaah yang moderat dan berpikiran serius berupaya menjaga pekerjaan dakwah dan tabligh yang penuh berkah dan mulia ini tetap berada di jalan mayoritas umat dan Para Elders tabligh terdahulu, dengan menghormati Syariat dan Sunnah. Sebelum ini, Darul Ulum Deoband juga telah mengisyaratkan sistem Syura dalam surat mereka.
Atas seruan mereka, banyak madrasah di negeri itu (Mazahir Ulum Saharanpur, Jamia Talimuddin Dhabel Gujarat, Hubli Tamil Nadu, UP, dan banyak lainnya) memberikan dukungan dan pengesahan, agar pekerjaan ini tetap terlindungi dari penyimpangan yang sesat. Semoga Allah membalas mereka dengan sebaik-baiknya.
Kami menghormati keputusan mengenai Syura Alami dan sepenuhnya sepakat dengan pendapat para ulama senior yang bertanggung jawab atas pemisahan pekerjaan dari Masjid Banglawali di Nizamuddin, Delhi. Kami sepenuhnya mendukung langkah mereka, karena mereka telah mengambil langkah yang tepat untuk menyelamatkan pekerjaan agama dan dakwah ini dari kesesatan dan demi perbaikannya.
Kami, seluruh Ulama yang telah menghabiskan waktu bertahun-tahun, empat bulan, dan empat puluh hari, serta seluruh orang berilmu dan madrasah yang sepakat dengan usaha dakwah, mengapresiasi dan sepenuhnya mendukung keputusan seluruh ulama serta menjamin kerja sama penuh kami. Sebab jika organisasi ini menempuh jalan kesesatan, kami pun akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah, Rabb semesta alam. Diamnya kami pada saat ini akan menjadi bentuk kompromi.
Selain itu, kami memohon kepada seluruh masyarakat umum maupun khusus agar mereka pun sepakat dengan keputusan para ulama senior ini dan tetap teguh pada nasihat Syura Alami. Hendaklah mereka berkoordinasi dengan para pejabat di wilayah mereka masing-masing serta menghindari perselisihan dan perbedaan, dan terus melaksanakan kerja agama dengan penuh kedamaian dan keamanan.
Dan Allah Maha Mengetahui.
[Tanda tangan]

Sumber: https://raddefst.blogspot.com/2018/10/Ghaisul-huda-bangalore-ka-moqif.html

