Syekh Hafiz Mohammed Patel (1926-2016) adalah sosok penting dalam komunitas Muslim Inggris, yang dikenal atas dedikasinya terhadap gerakan Dakwah Tabligh. Lahir di Gujarat, India, dan kemudian pindah ke Karachi, hidupnya berubah total setelah pertemuan spiritual yang mendalam dengan Kolonel Amirudeen. Setelah bermigrasi ke Inggris, ia menjadi tokoh sentral di Dewsbury, memimpin shalat dan membimbing komunitas Muslim setempat. Selama beberapa dekade, ia membantu membangun jaringan nasional Dakwah Tabligh, berkontribusi pada pelembagaan Islam di Inggris, dengan didirikannya masjid, sekolah Islam, dan markas regional. Dihormati sebagai Syekh Sufi dengan praktik spiritual yang ketat, Patel menyatukan berbagai kelompok Muslim yang berbeda dan menginspirasi banyak orang melalui pengabdiannya yang tanpa pamrih dan usahanya yang tak kenal lelah. Warisannya terus berlanjut melalui putranya, Maulana Saeed Patel, dan kehidupannya yang berpengaruh dikenang dengan rasa hormat dan kekaguman yang mendalam.
Masa Muda dan Kebangkitan Spiritual
Hafiz Mohammed Patel, sosok terkemuka di kalangan Muslim Inggris, wafat pada usia 90 tahun pada 18 Februari 2016. Lahir di negara bagian Gujarat, India, sebuah wilayah yang dikenal atas kontribusinya yang signifikan bagi Islam, Hafiz Patel menghafal Al-Qur'an sejak masa kecilnya. Hidupnya mengalami titik balik yang mengubah segalanya pada masa remajanya di Karachi ketika ia bertemu dengan Kolonel Amirudeen, seorang Elders Akabir keturunan Skotlandia-Kanada yang karismatik, yang dikenal sebagai Karnal Sahab di India. Pertemuan ini menjadi peristiwa yang mengubah hidupnya karena Kolonel Amirudeen menginspirasi Hafiz Patel untuk mengabdikan hidupnya di jalan Allah. Momen penting ini menanamkan dalam diri Patel pemahaman yang mendalam tentang Islam dan rasa misi yang kuat yang membimbingnya sepanjang sisa hidupnya.
Kontribusi bagi Islam di Inggris
Setelah tiba di Inggris, Hafiz Patel bekerja di pabrik-pabrik di kota-kota pemintalan di wilayah utara, sama seperti banyak migran generasi pertama lainnya. Sebuah komunitas Muslim Gujarati kecil telah terbentuk di Dewsbury, yang belum memiliki imam atau hafiz. Mendengar tentang kesalehan dan semangat Patel terhadap agama, komunitas tersebut memintanya untuk tinggal bersama mereka guna memimpin shalat dan membimbing mereka dalam keimanan. Dengan basis yang telah mapan, Patel berfokus pada pelestarian praktik-praktik agama yang esensial di kalangan diaspora Muslim Asia Selatan dan berperan sebagai penghubung utama bagi kelompok-kelompok dakwah dan ulama yang berkunjung dari anak benua India.
Selama beberapa dekade berikutnya, jaringan nasional Dakwah Tabligh secara bertahap berkembang, termasuk pembangunan sebuah madrasah untuk melatih para imam di Inggris. Jaringan ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pelembagaan Islam yang terus berkembang di Inggris, yang mendorong peningkatan jumlah masjid, sekolah Islam, dan madrasah. Empat markas regional Dakwah, yang berada di Glasgow, Blackburn, Leicester, dan London, mulai beroperasi, masing-masing menarik ratusan umat Muslim dalam pertemuan mingguan mereka.
Keterlibatan dalam Dakwah & Tabligh
Prinsip dasar Dakwah dan Tabligh melibatkan kelompok-kelompok kecil Muslim yang berkelana dan menghabiskan waktu di masjid-masjid di bawah bimbingan seorang penanggung jawab sesuai dengan Musyawarah. Tujuan mereka adalah perbaikan diri dan persiapan untuk akhirat, sambil juga mengunjungi umat Muslim di sekitar untuk mengajak mereka ke masjid. Di Inggris, Hafiz Patel mewujudkan aktivisme 'glokal' ini, tanpa lelah bepergian ke seluruh dunia dan menginspirasi ribuan penggiat Dakwah.
Warisan dan Kenangan
Hafiz Patel RH adalah sosok yang sangat dicintai dan akan sangat dirindukan. Hidupnya mencontohkan pengabdian yang tulus dan tanpa pamrih dalam melayani sesama, dan ia dikenal atas pencapaian spiritualnya yang luar biasa. Ia berperan sebagai Syekh Sufi yang dihormati dengan ribuan murid di Inggris dan sekitarnya. Bahkan di tahun-tahun terakhirnya, saat harus menggunakan kursi roda, ia tetap menjalankan disiplin ibadah pribadinya yang ketat, khususnya shalat malam yang diiringi tangisan setiap malam.
Kepribadian Patel yang penuh kebajikan memungkinkannya untuk menyatukan berbagai kelompok Muslim Inggris yang berbeda-beda, menjadikannya sosok yang tak tergantikan bagi banyak orang. Kabar kematiannya memicu gelombang penghormatan dan kenangan dari mantan murid dan rekan-rekannya, semuanya mengungkapkan duka yang mendalam dan tulus. Para pengikutnya mengenangnya atas dedikasinya kepada umat, pencapaian spiritualnya, dan kemampuannya untuk menyatukan orang-orang.
Melanjutkan Warisan
Warisan Syekh Hafiz Patel berlanjut melalui putranya, Ishaq Patel, yang merupakan salah satu Syura Jamaah Tabligh di Inggris. Maulana Saeed Patel, seorang guru di Madrasah Dewsbury, melanjutkan misi ayahnya. Kehidupan dan karya Hafiz Patel telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan pada komunitas Muslim di Inggris, dan kehilangannya sangat dirasakan. Seperti yang diungkapkan salah satu pelayat di pemakamannya, "Hafiz Patel adalah raksasa spiritual di zaman para kerdil. Anda tidak bisa begitu saja memetik orang-orang sekaliber dirinya dari pohon; mereka lahir hanya setelah pengorbanan diri dan mujahadah yang luar biasa."
Semoga Allah memberi kita kemampuan dan taufik untuk menghormati dan mengambil manfaat dari para Elders Akabir kita yang tersisa.

